KSM Ekuivalensi: Sosialisasi Pendidikan Tinggi dan Edukasi Pemanfaatan Bonggol Pisang Menjadi Produk Bernilai Tambah


        23 Juli 2026, Tim Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Ekuivalensi melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Tinggi dan Edukasi Pemanfaatan Bonggol Pisang Menjadi Produk Bernilai Tambah yang bertempat di MA Al Hidayah, Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan dengan sasaran seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan serta motivasi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekaligus memberikan edukasi mengenai pemanfaatan potensi lokal, khususnya bonggol pisang, menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai dunia perkuliahan, tetapi juga mampu melihat peluang kewirausahaan dari sumber daya yang ada di lingkungan sekitar.

 


            Sebagai bentuk inovasi dalam pelaksanaan KSM, tim menyusun rangkaian materi yang meliputi pengenalan dunia perkuliahan, profil Universitas Islam Malang (UNISMA), informasi mengenai berbagai jalur beasiswa, pengenalan Program Studi Agribisnis, serta organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI). Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai pemanfaatan bonggol pisang menjadi Produk bernilai tambah yang disampaikan melalui presentasi dan video edukasi. Materi tersebut memperkenalkan bagian bonggol pisang yang dapat dimanfaatkan, tahapan pengolahan, hingga peluang pengembangannya sebagai produk yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi menjadi usaha berbasis potensi lokal.

              Selama kegiatan berlangsung, penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga siswa dapat berpartisipasi aktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan muncul seputar kehidupan mahasiswa, peluang memperoleh beasiswa, kegiatan di Program Studi Agribisnis, serta proses pengolahan bonggol pisang menjadi produk pangan. Untuk meningkatkan antusiasme peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan kuis interaktif yang menguji pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Suasana kegiatan berlangsung komunikatif dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh informasi secara langsung dari mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

            Kegiatan ini mendapat sambutan yang baik dari pihak sekolah maupun seluruh peserta. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap sesi kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga sesi diskusi dan kuis. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pemahaman bahwa keterbatasan biaya bukan menjadi penghalang untuk melanjutkan pendidikan karena tersedia berbagai program beasiswa yang dapat dimanfaatkan. Di sisi lain, siswa juga memperoleh wawasan baru mengenai pemanfaatan bonggol pisang yang selama ini dianggap sebagai limbah menjadi produk bernilai tambah yang memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai usaha.

 



            Secara umum, kegiatan Sosialisasi Pendidikan Tinggi dan Edukasi Pemanfaatan Bonggol Pisang Menjadi Produk Bernilai Tambah memberikan dampak positif bagi siswa MA Al Hidayah. Selain meningkatkan pengetahuan mengenai pendidikan tinggi dan peluang beasiswa, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya inovasi dalam memanfaatkan potensi lokal sebagai peluang usaha. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah, khususnya di wilayah pedesaan, sehingga semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mampu mengembangkan potensi daerah melalui jiwa kewirausahaan.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kelompok KSM-E UNISMA 2025 Forum Group Discussion (FGD) Inovasi Pengolahan Limbah Jus Buah Wortel-Nanas

KSM Ekuivalensi: Forum Group Discussion Wonton Nutri Mix sebagai Alternatif Camilan Sehat Pendukung Gizi Seimbang