KSM Ekuivalensi: Forum Group Discussion Wonton Nutri Mix sebagai Alternatif Camilan Sehat Pendukung Gizi Seimbang
Batu, 29 Januari 2026, Tim Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Ekuivalensi melaksanakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Peran Wonton Nutri Mix sebagai Alternatif Camilan Sehat dalam Mendukung Pola Konsumsi Gizi Seimbang” yang bertempat di SMKN 2 Batu, tepatnya di kelas XI APHP A. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran gizi di kalangan pelajar melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan FGD ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya konsumsi camilan yang kurang sehat di kalangan remaja, seperti camilan tinggi gula, lemak, dan garam, yang berpotensi berdampak negatif terhadap kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif camilan yang tidak hanya menarik dan praktis, tetapi juga memiliki nilai gizi yang baik dan mendukung penerapan pola konsumsi gizi seimbang.
Sebagai
bentuk inovasi, Tim KSM Ekuivalensi memperkenalkan Wonton Nutri Mix sebagai
alternatif camilan sehat. Wonton Nutri Mix merupakan produk wonton yang
diformulasikan dari bahan baku ayam, jamur, dan tahu. Kombinasi bahan tersebut
dipilih untuk memberikan asupan protein hewani dan nabati, serat, serta zat
gizi lain yang dibutuhkan oleh tubuh, khususnya bagi remaja yang sedang berada
pada masa pertumbuhan. Pelaksanaan FGD diawali dengan pemaparan materi mengenai
pentingnya gizi seimbang dan peran camilan sehat dalam mendukung kebutuhan gizi
harian. Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sharing session
mengenai berbagai kegiatan akademik dan nonakademik yang ada di Program Studi
Agribisnis Universitas Islam Malang (UNISMA). Selanjutnya, peserta diajak untuk
berdiskusi mengenai kebiasaan konsumsi camilan sehari-hari, jenis camilan yang
sering dikonsumsi, serta pemahaman mereka terhadap konsep gizi seimbang.
Diskusi berlangsung secara interaktif, dengan peserta aktif menyampaikan
pendapat, pengalaman, dan pandangan mereka. Dalam sesi sharing, tim KSM
memperkenalkan ruang lingkup keilmuan Agribisnis UNISMA, peluang kegiatan
mahasiswa seperti praktikum lapang, organisasi kemahasiswaan, kewirausahaan,
penelitian, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dapat diikuti oleh
mahasiswa Agribisnis.
Dalam sesi
diskusi, peserta juga diberikan gambaran mengenai konsep dan keunggulan Wonton
Nutri Mix dibandingkan dengan camilan konvensional. Peserta kemudian diminta
untuk memberikan tanggapan terkait produk tersebut, baik dari segi rasa,
tekstur, kandungan gizi, hingga daya tarik produk sebagai camilan selingan.
Berbagai masukan yang disampaikan peserta menjadi bahan evaluasi dan
pertimbangan penting bagi tim dalam pengembangan produk ke depannya. Kegiatan
FGD ini didampingi oleh Humas SMKN 2 Batu, Bapak Syamsul Huda, yang memberikan
dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan. Beliau menyampaikan apresiasi
atas kehadiran Tim KSM Ekuivalensi serta berharap kegiatan seperti ini dapat
memberikan manfaat nyata bagi siswa, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan
dan kesadaran akan pentingnya memilih makanan dan camilan yang sehat.
Secara
umum, kegiatan Forum Group Discussion berjalan dengan lancar dan
mendapat respon yang positif dari siswa kelas XI APHP A. Peserta menunjukkan
antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung, terlihat dari keaktifan
mereka dalam bertanya dan menyampaikan pendapat. Hal ini menunjukkan bahwa
pendekatan diskusi kelompok dinilai efektif dalam menyampaikan edukasi gizi
kepada pelajar. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMKN 2 Batu tidak hanya
lebih memahami pentingnya penerapan pola konsumsi gizi seimbang serta mampu
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memilih camilan yang
lebih sehat, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai dunia perkuliahan dan
berbagai aktivitas yang dapat diikuti di Program Studi Agribisnis UNISMA. Selain
itu, hasil dari Forum Group Discussion ini diharapkan dapat menjadi dasar
pengembangan lebih lanjut produk Wonton Nutri Mix, baik dari segi
formulasi, varian rasa, kemasan, maupun strategi pemasaran.
Komentar
Posting Komentar